![]()
SIMALUNGUN|
Komandan Kodim (Dandim) 0207/ Simalungun, Letkol Inf Agus Muchtadi Rangkuti, S.E., M.I.P., meninjau langsung kondisi Jembatan Turunan Buhit yang menghubungkan Nagori Bayu Bagasan, Kecamatan Tanah Jawa, dengan Nagori Parhondalian, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Selasa (14/7/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk melihat kondisi eksisting jembatan sekaligus menilai kelayakannya sebagai dasar perencanaan pembangunan di masa mendatang. Jembatan yang berada di Dusun II Huta Lubuk, Nagori Bayu Bagasan itu memiliki peran strategis sebagai akses penghubung bagi masyarakat di dua kecamatan.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi Danramil 10/Tanah Jawa Kapten Inf Suheri, perwakilan PTPN IV, perwakilan Zidam I/Bukit Barisan Serma Suhardi, serta masyarakat Dusun II Nagori Bayu Bagasan.
Rombongan meninjau secara langsung kondisi konstruksi jembatan, akses jalan penghubung, serta lingkungan sekitar guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan pembangunan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Menurut Dandim, setiap pembangunan infrastruktur harus diawali dengan kajian yang komprehensif agar proses perencanaan dan pelaksanaannya dapat berjalan efektif serta menghasilkan sarana yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Peninjauan ini merupakan bagian penting dalam menyusun perencanaan yang matang. Dengan demikian, pembangunan Jembatan Turunan Buhit nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga,” ujar Letkol Inf Agus Muchtadi Rangkuti.
Ia menambahkan, Kodim 0207/Simalungun berkomitmen mendukung upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang aman, layak, dan berkualitas sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan yang representatif akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka akses yang lebih baik terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, perusahaan, dan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan Jembatan Turunan Buhit diharapkan dapat segera direalisasikan. Kehadiran infrastruktur yang memadai diyakini akan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simalungun.
Pendim Simalungun












