![]()
Tembus Medan Berlumpur, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan Terus Kejar Progres Pembukaan Badan Jalan di Liang Bunyu
NUNUKAN — Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan terus menunjukkan progres signifikan pada sasaran fisik utama, yakni pembukaan badan jalan di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat.
Meski dihadapkan pada tantangan kondisi medan bertanah liat, berlumpur, serta dikelilingi perbukitan dan perkebunan, Satgas TMMD bersama warga setempat tak surut semangat untuk menembus keterisoliran wilayah perbatasan tersebut.
Optimalkan Alat Berat dan Pengerjaan Manual
Dalam menggenjot pengerjaan jalan, Satgas TMMD mengandalkan kombinasi antara alat berat excavator (LiuGong 906F) dan pengerjaan manual secara bergotong-royong.
Alat berat dikerahkan untuk mengeruk tanah berlumpur, meratakan kontur lahan yang tidak rata, serta membersihkan sisa-sisa pepohonan di sepanjang jalur pembukaan jalan. Sementara itu, prajurit TNI bersama warga tampak sigap mendampingi dan merapikan area pinggiran jalan menggunakan peralatan tradisional seperti cangkul.
“Pekerjaan pembukaan badan jalan ini merupakan akses vital yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Walaupun terkendala struktur tanah yang basah dan berlumpur, personel di lapangan tetap mengoptimalkan penggunaan alat berat agar pembentukan jalan dapat berjalan secara presisi dan sesuai target,” jelas Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan.
Akses Baru Pembuka Isolasi dan Ekonomi Warga
Pembukaan badan jalan ini dirancang untuk menghubungkan area pemukiman warga dengan pusat aktivitas perkebunan dan akses keluar-masuk desa. Diharapkan, setelah jalur ini tersambung dan dapat dilalui dengan aman, mobilitas hasil pertanian serta perekonomian masyarakat Desa Liang Bunyu dapat meningkat drastis.
Sinergi yang ditunjukkan antara operator alat berat, personel Satgas TMMD yang mengarahkan pengerjaan, serta warga yang turun langsung memegang cangkul menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong-royong di wilayah perbatasan Indonesia tetap membara demi mewujudkan pemerataan pembangunan.









