![]()
Tangis haru dan senyum bahagia mewarnai peresmian Jembatan Beton Garuda di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat. Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 11 Koramil 10/Tanjung Medan bersama jajaran Koramil 10/TM dan warga bergotong royong meresmikan jembatan yang menghubungkan Dusun Podorukun ke Dusun Sukoharjo, Selasa (04/08/2026).

Jembatan ini hadir sebagai kado HUT RI ke-81 bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Selama ini warga harus memutar jauh dan was-was saat musim hujan. Kini anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa takut terpeleset, petani bisa bawa hasil panen lebih cepat ke pasar, dan ibu-ibu tak lagi cemas saat antar keluarga berobat.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 11 Koramil 10/TM menahan haru saat menggunting pita. “Jembatan ini bukan sekadar beton. Ini penyambung senyum anak-anak menuju sekolah dan nadi penggerak harapan warga. Berdiri di sini, hati kami lega dan bangga. Karya nyata TNI AD adalah wujud cinta kami untuk Indonesia,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Warga menyambut dengan doa dan rasa syukur. “Selama ini kami terisolasi. Sekarang akses sudah terbuka. Terima kasih Ibu Persit dan Bapak TNI dari Koramil 10/TM. Berkat kebersamaan ini, roda ekonomi desa kami pasti bergerak lebih cepat,” ucap salah satu warga mewakili masyarakat Dusun Sukoharjo.
Di tempat terpisah , Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P. menegaskan jembatan ini adalah bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Jembatan Beton Garuda ini bukan hanya infrastruktur, tapi simbol persatuan dan semangat kemerdekaan. Saya mengapresiasi Persit Ranting 11 dan Koramil 10/TM yang hadir bukan hanya sebagai aparat, tapi sebagai keluarga bagi rakyat. TNI akan terus hadir membangun dari desa, agar nilai kemerdekaan benar-benar dirasakan lewat kesejahteraan. Mari kita jaga bersama agar manfaatnya untuk anak cucu kita,” tegas Dandim.












