![]()
PAKPAK BHARAT – Semangat gotong royong terasa di Pasar Tradisional Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (8/8/2026). Personel Koramil 07/Salak bersama pemerintah kecamatan dan warga bahu-membahu membersihkan lingkungan pasar sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-68 Korem 023/Kawal Samudra Tahun 2026.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda membersihkan lingkungan. Koramil 07/Salak mengajak berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga. Dengan semangat kebersamaan, personel TNI dan masyarakat bekerja berdampingan, membersihkan area pasar serta lingkungan sekitarnya.
Di sela kegiatan, suasana semakin cair ketika Batituud Koramil 07/Salak Serma Guntur Agustian didampingi Babinsa Sertu S. Boangmanalu beristirahat sambil ngopi bersama Sekcam Salak M. Kudadiri dan warga di salah satu los pasar. Momen sederhana itu dimanfaatkan untuk membangun komunikasi sosial (komsos), bertukar informasi, sekaligus mendengarkan berbagai hal yang berkembang di tengah masyarakat.
Batituud Koramil 07/Salak Serma Guntur Agustian menyampaikan, melalui kegiatan bersama seperti ini, hubungan antara TNI, pemerintah dan masyarakat dapat semakin erat. Gotong royong, menurutnya, bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Hal tersebut disampaikan dalam rangka pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan Koramil 07/Salak atas arahan Danramil 07/Salak Kapten Inf A. F. Sagala.
“Melalui gotong royong ini kita ingin membangun kebersamaan. Setelah bekerja bersama, kita juga bisa duduk bersama, berbincang dan saling bertukar informasi. Inilah salah satu bentuk kedekatan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.
Kebersamaan di Pasar Tradisional Desa Boangmanalu tersebut menjadi gambaran sederhana bagaimana semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong. Ketika TNI, pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, bukan hanya lingkungan yang menjadi lebih bersih, tetapi persaudaraan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat juga semakin kuat. (Prajurit Pena)










