![]()
Senyang, Lingga– Dalam rangka memperkuat pembinaan teritorial (Binter) dan membangun generasi muda menuju Generasi Emas di wilayah binaan, Babinsa Koramil 06/Senayang, Sertu M. Hasan Mubarok, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus memberikan imbauan dan edukasi kepada para remaja di Desa Mamut, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (30/08/2026).
Kegiatan tersebut membahas perkembangan zaman dan teknologi yang semakin pesat serta berbagai potensi ancaman yang dapat memengaruhi perilaku generasi muda, di antaranya penyalahgunaan narkoba, judi online (judol), penyalahgunaan media sosial, dan kejahatan siber.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu M. Hasan Mubarok menjelaskan bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda serta membawa dampak buruk terhadap keluarga dan lingkungan. Para remaja diimbau untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, menjauhi lingkungan yang dapat menjerumuskan pada penyalahgunaan zat terlarang, serta mengisi masa muda dengan kegiatan positif, produktif dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.
“Generasi muda adalah aset dan masa depan bangsa. Jangan sampai masa depan kalian rusak karena narkoba maupun pergaulan yang salah. Mari gunakan masa muda untuk belajar, berkarya, berprestasi dan membangun diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat dan negara,” ujar Sertu M. Hasan Mubarok.
Ia juga mengingatkan para remaja mengenai bahaya judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial, ketergantungan, konflik dalam keluarga, serta berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Karena itu, para remaja diminta tidak mencoba maupun memberikan ruang bagi praktik judol dalam kehidupan sehari-hari.
Selain narkoba dan judol, Babinsa turut memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin berkembang seiring meningkatnya penggunaan internet dan media sosial, seperti penipuan daring, pencurian data pribadi, penyalahgunaan akun, serta penyebaran berita bohong atau informasi yang belum terverifikasi.
“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, jangan menyebarkan berita bohong, serta jangan memberikan data pribadi kepada orang yang tidak dikenal. Jadilah pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab,” tegasnya. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan sekaligus membentuk budaya digital yang sehat di kalangan generasi muda Desa Mamut.
Kegiatan Komsos tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI AD melalui Babinsa dalam membina dan melindungi generasi muda di wilayah teritorial, sekaligus memperkokoh Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Melalui komunikasi yang berkesinambungan, Babinsa mendorong para remaja Desa Mamut untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, disiplin dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Menjauhi narkoba, menolak judi online, bijak bermedia sosial dan melawan penyebaran informasi palsu merupakan bagian dari upaya menjaga diri sekaligus bentuk bela negara di era digital. Generasi muda yang tangguh, berkarakter dan bertanggung jawab adalah kekuatan bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).












