![]()
MERAUKE – Langkah tegap dan gerakan serempak puluhan generasi muda di Lapangan Monumen Kapsul Waktu Merauke bukan sekadar pertunjukan baris-berbaris. Di balik setiap hentakan langkah, tersimpan pesan penting tentang disiplin, kekompakan dan tanggung jawab yang menjadi fondasi dalam membentuk karakter generasi muda Papua Selatan.
Pesan tersebut menjadi penekanan Pangdam XXIV/Mandala Trikora dalam Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) dalam rangka HUT ke-81 TNI yang digelar di Lapangan Monumen Kapsul Waktu, Merauke, Sabtu (26/9/2026).
Melalui amanat Pangdam yang dibacakan Letkol Inf Ari Iswoyo Timor, S.Hub.Int Kasipers Kasrem 174/ATW, ditegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI tidak sekadar menjadi momentum mengenang perjalanan dan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan seluruh komponen masyarakat.
Pangdam menegaskan, lomba PBB memiliki makna jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi ketepatan gerakan dan keseragaman langkah. Kegiatan tersebut menjadi wahana pembentukan karakter generasi muda melalui disiplin, kekompakan, tanggung jawab, kepemimpinan dan semangat persatuan.
“PBB tidak hanya berkaitan dengan gerakan yang seragam dan ketepatan langkah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari pembentukan disiplin, kekompakan, tanggung jawab, kepemimpinan serta semangat kebersamaan,” tegas Pangdam.
Menurut Pangdam, nilai-nilai tersebut penting ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan dan kepercayaan diri, tetapi juga mampu membangun kebersamaan serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Karena itu, seluruh peserta diminta tidak menjadikan perlombaan semata-mata sebagai upaya meraih kemenangan. Setiap tahapan lomba harus dipandang sebagai proses belajar untuk mengasah kemampuan, mental, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab.
“Jadikan setiap tahap perlombaan sebagai pengalaman yang berharga dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” pesan Pangdam.
Pangdam juga memberikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, panitia dan dewan juri yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Seluruh unsur penyelenggara diminta menjalankan tugas secara bertanggung jawab, objektif, transparan dan profesional agar perlombaan berlangsung tertib dan lancar.
Kepada seluruh peserta, Pangdam menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati sesama peserta. Menang dan kalah, menurut pesan Pangdam, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, karena nilai terpenting dari kegiatan tersebut adalah pengalaman, kedisiplinan dan kebersamaan yang dibawa pulang oleh setiap peserta.
Melalui lomba PBB ini, semangat HUT ke-81 TNI diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan, tetapi mampu menanamkan nilai disiplin, persatuan dan kebersamaan yang menjadi bekal generasi muda Papua Selatan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendam XXIV/Mandala Trikora












