![]()
BAKUNG SERUMPUN, LINGGA – Sebagai wujud nyata kehadiran negara dan kepedulian terhadap keselamatan rakyat, Kodim 0315/Tanjungpinang melalui Babinsa Koramil 06/Senayang Sertu HP. Hutagalung bergerak cepat merespons musibah alam angin puting beliung, Minggu (14/6/2026). Dalam kondisi seadanya Sertu HP. Hutagalung bersama Bhabinkamtibmas Polsek Senayang Bripda Eduro Sihombing dan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Lingga, melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Singkat secara langsung di lokasi bencana, yakni di Dusun I, Desa Tj. Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
Rakor lapangan ini difokuskan pada tiga langkah strategis dan krusial yang harus segera dilakukan untuk meredam dampak pasca-bencana. Agenda utama pembahasan meliputi pendataan terperinci terkait jumlah warga terdampak dan kerugian materiil, pemetaan kebutuhan logistik yang bersifat mendesak bagi para korban, serta penyusunan skema tindakan lanjutan untuk penanganan darurat dan rehabilitasi wilayah. Langkah taktis ini diambil sebagai pondasi awal agar pendistribusian bantuan kemanusiaan dan proses pemulihan infrastruktur desa dapat berjalan dengan tepat sasaran, efektif, dan efisien.
Lebih dari sekadar hanya turut serta dalam penanggulangan bencana, respons cepat ini merupakan manifestasi dari pembinaan teritorial yang solid serta pengejawantahan semangat Bela Negara. Sinergitas “Tiga Pilar” (TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah) di lokasi bencana membuktikan komitmen aparatur negara yang selalu tegak berdiri di garda terdepan untuk melindungi masyarakatnya. Kehadiran Babinsa bersama unsur terkait di tengah masa sulit ini merupakan implementasi nyata dari 8 Wajib TNI untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, sekaligus memupuk semangat nasionalisme dan budaya gotong royong sebagai pertahanan semesta yang sesungguhnya.
Menanggapi situasi tersebut, Babinsa Koramil 06/Senayang, Sertu HP. Hutagalung, memberikan pernyataan yang membangkitkan moral warga. “Kehadiran kami di sini adalah panggilan tugas dan bentuk bakti tanpa pamrih kepada Ibu Pertiwi. Keselamatan dan kesejahteraan rakyat adalah hukum tertinggi. Kami bersama rekan Polri dan BPBD akan terus mengawal proses rehabilitasi ini hingga tuntas. Kami mengimbau warga agar tetap tenang, saling bahu-membahu, dan tidak mudah menyerah. Negara hadir seutuhnya untuk memulihkan kembali denyut nadi kehidupan di Desa Tj. Kelit,” tegas Sertu HP. Hutagalung di lokasi kejadian.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Tim BPBD Pemkab Lingga turut menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan jajaran aparat kewilayahan. Diharapkan dengan adanya koordinasi yang komprehensif dan terarah ini, masa tanggap darurat dapat dilalui dengan baik, sehingga masyarakat Dusun I Desa Tj. Kelit dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan sosial ekonominya. Musibah ini diharapkan justru menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa, khususnya di Kabupaten Lingga, untuk semakin memperkokoh persaudaraan, persatuan, dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).












