![]()
Pakpak Bharat – Kodim 0206/Dairi berhasil merampungkan rehabilitasi jembatan gantung perintis yang berada di Dusun Tambak, Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut (PGGS), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Pekerjaan yang menjadi bagian dari upaya membantu meningkatkan akses dan keselamatan masyarakat tersebut selesai 100 persen pada Selasa (2/6/2026).
Jembatan gantung sepanjang 35 meter dengan lebar 1,85 meter itu merupakan akses penting yang menghubungkan Dusun Delandam I dengan kawasan pertanian Juma Tambak di Desa Kecupak I. Proses rehabilitasi dipimpin langsung oleh Danramil 07/Salak, Kapten Inf A.F. Sagala, dengan melibatkan 9 personel TNI serta 2 warga setempat. Pada hari terakhir pelaksanaan, pekerjaan difokuskan pada tahap finishing hingga seluruh sasaran berhasil diselesaikan sesuai rencana.
Kepala Dusun Tambak, Hayaruddin Manik, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI yang telah membantu memperbaiki jembatan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Menurutnya, sebelum direhabilitasi kondisi jembatan belum memiliki pengaman di sisi kiri dan kanan serta pondasinya kurang kuat. Kini, konstruksi jembatan menjadi lebih aman dan kokoh setelah dilakukan pemasangan bronjong kawat, penggantian besi siku yang baru, serta pengecatan dengan warna merah putih. “Terima kasih kepada TNI dan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Bagi kami, ini adalah bukti nyata negara hadir untuk rakyat hingga ke pelosok desa,” ujarnya.
Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E., M.I.P., melalui Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala menjelaskan bahwa rehabilitasi difokuskan pada penguatan struktur dan peningkatan keamanan jembatan. Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan tembok penahan di sisi kiri dan kanan jembatan, pemasangan kawat bronjong sepanjang 76 meter pada kedua sisi, penggantian 15 batang besi siku kiri dan kanan jembatan, serta pengecatan konstruksi dengan warna merah putih sebagai simbol semangat kebangsaan.
Kapten Inf A.F. Sagala menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi jembatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan. Dengan selesainya pekerjaan ini, diharapkan aktivitas warga, khususnya para petani yang setiap hari melintasi jembatan menuju lahan pertanian, dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dengan kondisi cuaca cerah sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. (Prajurit Pena)










