![]()
BAKUNG SERUMPUN, LINGGA – Dalam upaya menanamkan jiwa nasionalisme dan semangat cinta tanah air sejak usia dini, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Sertu HP Hutagalung, melaksanakan Diseminasi Pendidikan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Lingkup Pendidikan Untuk Anak Murid Tingkat PAUD, TK, DAN SD di TK Pertiwi, Kelurahan Senayang, Kamis (11/06)2026). Kegiatan edukatif yang diinisiasi sebagai bagian dari Pembinaan Teritorial (Binter) ini tidak hanya menyasar anak didik, tetapi juga menjadi sarana diseminasi strategis bagi kepala sekolah, guru, dan fasilitator pendidikan untuk mengintegrasikan 5 (lima) Nilai Dasar Bela Negara ke dalam kurikulum pembelajaran secara aplikatif dan sesuai dengan psikologis anak usia dini.
Pendekatan yang dilakukan oleh Sertu HP Hutagalung dirancang secara khusus agar interaktif, humanis, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi penyampaian cerita bergambar dan dongeng yang sarat akan makna kebaikan, kejujuran, dan kedisiplinan, serta mengajak anak-anak bernyanyi lagu-lagu pendidikan, perjuangan, dan daerah dengan diiringi gerakan tubuh. Selain itu, anak-anak juga diberikan ruang berekspresi melalui kegiatan mewarnai yang melatih motorik halus, dipadukan dengan simulasi bermain peran (*role-play*) sederhana untuk mempraktikkan tata krama, cara menyapa, menjaga kebersihan lingkungan, hingga wawasan dasar tentang keamanan diri.
Nilai strategis, kehadiran Babinsa di lingkungan pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR) dalam membangun fondasi pertahanan nirmiliter yang kuat. Melalui kegiatan diseminasi ini, institusi TNI berupaya memberikan panduan langsung agar ekosistem pendidikan di wilayah kepulauan Kabupaten Lingga memiliki standar pemahaman yang sama dalam menyisipkan karakter kebangsaan. Hal ini krusial untuk memastikan bahwa benteng ideologi bangsa dan kesadaran bela negara telah dibangun sejak fase paling awal pertumbuhan anak, yang kelak akan menjadi pemegang estafet kepemimpinan bangsa.
Terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, Sertu HP Hutagalung menegaskan bahwa pengenalan bela negara pada anak-anak adalah tentang pembentukan karakter yang berakar pada budaya bangsa. “Kami ingin anak-anak kita tumbuh dengan hati yang mencintai Indonesia. Melalui dongeng, bernyanyi, dan bermain peran, nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan rasa hormat akan jauh lebih mudah meresap ke dalam sanubari mereka,” ungkapnya.
Di sisi lain, salah seorang Guru TK Pertiwi Kelurahan Senayang ibu Farida menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sinergi tersebut. “Kehadiran Bapak Babinsa sangat menginspirasi kami para pendidik. Metode aplikatif yang beliau contohkan memberikan kami perspektif baru tentang cara menyisipkan nilai bela negara yang menyenangkan dan ramah anak ke dalam kurikulum harian sekolah,” tuturnya.
Melalui sinergi yang berkelanjutan antara TNI Angkatan Darat, institusi pendidikan, dan komponen masyarakat, diharapkan karakter kebangsaan di wilayah binaan dapat terus diperkuat hingga ke akar rumput. Kegiatan edukasi interaktif di TK Pertiwi Senayang ini menjadi bukti konkret bahwa bela negara adalah hak dan kewajiban seluruh warga negara yang penanamannya tidak mengenal batas usia. Ke depan, Kodim 0315/Tanjungpinang berkomitmen untuk terus mendorong dan memperluas program serupa ke berbagai wilayah teritorial lainnya, demi memastikan nyala api nasionalisme tidak pernah padam di dada generasi penerus bangsa.












